|
Some Student in RPL4 1.Agus Firmansyah (pi’e) 2.Asri Widya (keceng) 3.Bagus Aditya (ngebrok) 4.Bagus Bukit 5.Bayu Ardin (uyab) 6.Dhani Alvis (tumbet) 7.Dendra Setiawan 8.Danny Yoga (bongki) 9.Dhoni Eka (jemes) 10.Dita Putra 11.Dwi pebrianti (medeni) 12.Eki Reza (djarot) 13.Gafira 14.Ika 16.Kurnia 17.Markus (jamban) 18.Mas Agus (tewu) 19.Martin 20.Mita Arista 22.Novita candra 23.Nurul Fajaria 24.Nita Putri (Mbakyu) 25.M.Yasir 26.Riska yunita (duren) 27.Siti Rohma (siro) 28.Vidi Arohman (boyo) Kontroversi bahaya radiasi pemakaian hand-phone. Pemakaian hand-phone atau mobile-phone di Malaysia telah menjadi satu trend yang amat luarbisa. Di seluruh dunia saat ini telah terdapat 570 juta pemakai hand-phone dan dalam jangka waktu 5 tahun lagi jumlahnya akan terus meningkat hingga mencapai 1,4 bilion. Di UNITAR sendiri, telefon selular merupakan alat perhubungan yang digunakan oleh sebahagian besar mahasiswa/i dan para pensyarah yang mana dianggarkan jumlah handphone di kampus Kelana Jaya sahaja telah mencecah lebih 2000 buah. S Isu negatif ini menjadi sangat membimbangkan ketika awal Ogos tahun lalu seorang ahli saraf (neurologist) dari Maryland, AS mengajukan saman berenilai $ 800 juta kepada pembuat mobile-phone serta Persatuan Industri Telekomunikasi Selular ( CTIA - Cellular Telephone Industry Association ). Neurologist tersebut ialah Dr. Christopher Newman yang menderita penyakit tumor otak yang muncul kerana keaktifannya dalam menggunakan hand-phone. Namun sampai saat ini saman tersebut masih berhasil ditolak dengan alasan bahwa bukti dan kajian ilmiah yang mendukung risiko terjadinya kancer otak dinilai tidak cukup meyakinkan. Gelombang elektromagnetik yang dipancarkan hand-phone adalah sejenis gelombang microwave yang termasuk jenis radiasi non-ionisasi dan levelnya tergolong rendah / low level radiation. Dari puluhan kajian ilmiah yang telah dilakukan sampai sekarang ini, belum terdapat bukti ilmiah hasil olahan kajian yang skala cakupan dan secara komprehensif dapat meyakinkan bahwa efek radiasi non-ionisasi pada pemakaian hand-phone berakibat serupa dengan efek pancaran radiasi gelombang elektromagnetik jenis ionisasi yang telah dinyatakan positif sebagai salah satu penyebab tumor otak atau pun kerusakan DNA pada sel jaringan tubuh manusia. Walaupun demikian berhubung bagi pengguna yang kerap memakai hand-phone, para ahli mengingatkan pemakai mobile-phone agar tetap bijak dan berhati-hati. Para ahli organisasi kesihatan sedunia (WHO) sangat menganjurkan agar pemakaian hand-phone terutama di kalangan usia kanak-kanak dibatasi sedemikian rupa ataupun pemakaiannya dengan menggunakan "hands-free" guna untuk meminimakan risiko yang mungkin terjadi, berhubung alasan rawannya sel otak dalam usia kanak-kanak yang sedang mengalami pertumbuhan. WHO kini tengah mengadakan kajian menyeluruh mencakup 10 negara guna menyingkap kesan pemakaian mobile-phone terhadap risiko terjadinya kancer pada jaringan tubuh di daerah leher dan kepala. Namun hasil kajian ini baru akan dapat rasmi diumumkan pada tahun 2003. Untuk menjawab desakan orangramai atas risiko kesan pemakaian hand phone, maka para raksasa pengeluar mobile-phone , seperti Nokia, Erricson, dan Motorolla, juga telah mengambil langkah positif guna mencantumkan besaran Spesific Absorption Rate (SAR) pada setiap produk hand-phone paling lewat awal Ogos tahun 2001. Nilai SAR ( watt/kg ) didefinisikan sebagai batas selamat jumlah maksimal radiasi gelombang elektromagnetik (watt ) dari hand-phone jika terpapar atas 1 kilogram jaringan tubuh manusia pada saat telefon sedang dipergunakan.
Download RPG Maker XP |
|
|